Pemuda Hidayatullah Kepri

NGOPI LITERASI PERADABAN – GURU NON MUSLIM BISA MENGAJAR DI MADRASAH

Kali kedua pemuda Hidayatullah Kepulauan Riau mengadakan Ngopi literasi peradaban yang mengangkat tema “Guru non muslim bisa mengajar digelar bertempat di Madrasah”

Cafe Santri – Pada 26 Nopember 2021, diskusi sangat hangat dengan yang pro dan kontra sebuah info yg viral guru non muslim bisa mengajar di madrasah.

kesempatan malam tersebut menjadi Pemateri ialah Prama Setia selaku Kadep. pendidikan serta Ketua SAR Kepulauan Riau, dalam materinya ia mengatakan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mengajar, mendidik, dan membimbing, melatih, menilai (Wikipedia)

Seperti yang dikatakan Apriyadi, bahwasanya, regulasi yang dibuat oleh kemenag sah sah saja guru non muslim mengajar di madrasah karena ada beberapa faktor : tempat, darurat, tidak mengajar agama

Ditempat yang sama Rizky berpendapat bahwa kebijakan tersebut merupakan standart sekolah, profesional dan boleh saja guru non muslim mengajar di madrasah

Pendapat lain mengatakan Tidak setuju apa apabila guru non muslim mengajar di madrasah karena boleh jadi ybs dapat menyampaikan/menyisipka pemahaman agamanya kepada murid-murid notabanenya beragama Islam serta bertolak belakang dengan prinsip apabila berbeda agama terang Fattah & Supardi

Di akhir diskusi tersebut selaku moderator Umair Al-Amin sekaligus Ketua PW Pemuda Hidayatullah Kepri mengatakan bahwa terus perbaiki pola membaca, akronim-akronim sehingga ketika menyampaikan sebuah opini tidak terbalik-balik akronim yang disampaikan serta semoga kegiatan dapat berlangsung secara kontinyu mendapat berkah dan manfaatnya

Pemateri : Prama Setia, S.Pd.

Moderator : Umair Al Amin, S.Kom.I.

Notulen : Faisal Amri, S.Pd.

Saksikan siaran langsung diskusi di https://www.facebook.com/pemhidakepri/videos/261111442718028/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *